Penyusutan Aset Tetap Metode (Satuan) Unit Produksi

Penyusutan Aset Tetap Metode (Satuan) Unit Produksi

Pada kesempatan ini Ekonomi akan mengulas tentang "" dengan judul artikel "Penyusutan Aset Tetap Metode (Satuan) Unit Produksi".

Tag :

Artikel Terkait Informasi Akuntansi Dasar Terbaru & Terlengkap

SmartPeople.ID - Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, Anda bisa menemukan berbagai rekomendasi bisnis terbaik sesuai karakteristik dan hobi Anda di halaman > Rekomendasi Bisnis Terbaik dan Terlengkap.

Penyusutan aset tetap yang dihitung berdasarkan dasar penggunaan dapat dibagi menjadi metode jam kerja dan metode unit produksi. Di pos ini: Penyusutan ASet Tetap Metode Jam Kerja / Jasa, kita sudah membahas tentang penyusutan aset tetap metode jam kerja, di mana penyusutan aset tetap menggunakan metode jam kerja menghitung penyusutan berdasarkan pada jam kerja mesin tersebut. 

Selain metode jam kerja, kita juga mengenal penyusutan aset tetap berdasarkan dasar penggunaannya yaitu metode penyusutan aset tetap unit produksi (productive output method)

Pada penyusutan metode unit produksi, estimasi masa manfaat aset tetap dinyatakan dalam kapasitas produksi yang dapat dihasilkan oleh mesin. Jadi penyusutan dihitung berdasarkan besar kecilnya kapasitas produksi per unit yang dihasilkan per tahun. 

Semakin besar / banyak unit produksi aktual yang mampu dihasilkan oleh mesin, maka semakin besar pula biaya penyusutan aset tetap mesin dalam satu tahun. Cara menghitung tarif penyusutan untuk metode unit produksi adalah sebagai berikut: 

Tarif penyusutan: Produksi yang dihasilkan / kapasitas produksi total 

Biaya penyusutan: Tarif penyusutan x dasar penyusutan 

Dasar penyusutan: Harga perolehan - nilai sisa (residu) 

Contoh soal pentyusutan aset tetap metode unit produksi: 

Perusahaan memiliki aset tetap mesin dengan harga perolehan Rp500.000.000. Masa manfaat mesin tersebut adalah 5 tahun, dengan nilai residu sampai akhir tahun kelima sebesar Rp50.000.000. Mesin perusahaan diprediksi bisa menghasilkan 20.000.000 unit produksi. Pada tahun pertama, jumlah produksi aktual yang dihasilkan adalah sebesar 4.000.000 unit. Maka besarnya tarif penyusutan dan biaya penyusutan adalah sebagai berikut: 

Tarif penyusutan: 4.000.000 / 20.000.000 * 100% = 20%

Biaya penyusutan: 20% (500.000.000 - 50.000.000) = 90.000.000 

Perhitungan ini berlaku juga untuk tahun kedua dan seterusnya sampai pada masa manfaat aset di tahun kelima. Pada metode penyusutan ini, besarnya nilai penyusutan bisa bervariasi tergantung dari jumlah produksi aktual yang dapat dihasilkan oleh mesin. 

Perhitungan penyusutan unit produksi tahun pertama sampai tahun kelima bisa anda lihat pada tabel dibawah ini: 

Penyusutan aset tetap metode unit (satuan produksi) - Klik gambar untuk memperbesar
Itulah pengertian penyusutan aset tetap metode unit produksi serta contoh cara menghitung penyusutan dengan metode ini. Semoga bermanfaat untuk anda. 


Selain sebagai media informasi tentang analisis ilmu ekonomi, pembelajaran akuntansi, dan berita ekonomi di indonesia, AdiGunawan.NET juga memberikan berbagai panduan memulai bisnis saham, mungkin Anda tertarik untuk mulai perdagangan saham atau investasi saham, selengkapnya silahkan buka daftar isi panduan saham dibawah ini :


Keyword : Akuntansi Dasar, Akuntansi Keuangan,

Untuk mendapat notifikasi artikel terbaru, masukkan e-mail anda disini :

Selanjutnya cek e-mail untuk verifikasi.
Tuliskan komentar anda dibawah ini.

Kategori Terpopuler

Artikel Terpopuler


Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar
Tanggapan dan Saran