Pengertian Stock Opname, Tujuan dan Contoh Stock Opname

Pengertian Stock Opname, Tujuan dan Contoh Stock Opname

Pada kesempatan ini Ekonomi akan mengulas tentang "" dengan judul artikel "Pengertian Stock Opname, Tujuan dan Contoh Stock Opname".

Tag :

Artikel Terkait Informasi Akuntansi Dasar Terbaru & Terlengkap

SmartPeople.ID - Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, Anda bisa menemukan berbagai rekomendasi bisnis terbaik sesuai karakteristik dan hobi Anda di halaman > Rekomendasi Bisnis Terbaik dan Terlengkap.

Setiap perusahaan atau bahkan toko kecil sekalipun memiliki berbagai macam jenis persediaan barang. Tentunya perusahaan harus memiliki maintenance yang baik untuk persediaan barang yang dimilikinya. 

Pernahkah anda terpikir, bagaimana cara perusahaan bisa mengetahui berapa jumlah barang persediaan yang dimilikinya, dengan item yang banyak? Bagaimana manajemen perusahaan dapat mengetahui ada barang2 persediaan yang rusak, usang atau kedaluarsa? Caranya adalah dengan melakukan stock opname. 

PENGERTIAN STOCK OPNAME 

Dengan kata lain, stock opname ini termasuk bagian dari manajemen persediaan barang. Pengertian stock opname adalah kegiatan menghitung barang secara fisik yang ada di toko atau gudang, yang dicocokan dengan jumlah barang yang ada di program.

Jadi misalnya barang yang ada program jumlahnya adalah 150 pcs. Maka jumlah yang ada di gudang jumlahnya juga harus 150 pcs. Disinilah dilakukan stock opname, dengan menghitung barang di program sesuai dengan barang fisik yang ada di lapangan.  

Stock opname ini bisa jadi menyita waktu yang banyak jika barang2 perusahaan sangat banyak. Maka dari itu, saat ini sudah banyak perusahaan yang menggunakan teknologi bar code barang untuk memudahkan stock opname. 

Bar code ini merupakan diagram batang yang dilengkapi kode angka dan dapat digunakan untuk menunjuk pada jenis dan harga barang tersebut. Jadi, jika ada barang yang sejenis, namun dalam stock opname tidak akan terjadi kesalahan dalam menghitung, karena barcode setiap barang berbeda.

Dengan adanya barcode, hal ini akan memudahkan membantu mengurangi kesalahan dalam perhitungan dan pencatatan barang persediaan. 

TUJUAN STOCK OPNAME 

Tujuan stock opname adalah untuk mengetahui barang-barang persediaan yang ada di gudang telah sesuai dengan jumlah barang yang ada di program. Selain itu, stock opname juga bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat barang2 yang sudah rusak, dan barang2 yang hilang. 

Dengan demikian, stock opname ini termasuk dalam bagian manajemen persediaan dan pengendalian internal. Jika terdapat selisih stock opname (misalnya di program barang ada 100 pcs, tetapi barang di gudang hanya 90 pcs), maka hal ini bisa mengindikasikan adanya kecurangan (pencurian barang), atau barang tersebut tidak ditaruh dengan benar pada tempat yang seharusnya. 

Artinya, dengan stock opname, manajemen perusahaan bisa mengtahui apakah barang2 persediaan yang dimiliki perusahaan jumlahnya benar atau tidak. Manajemen juga bisa mengambil keputusan apabila terdapat kelemahan dalam pengendalian internal di gudang, serta manajemen bisa mengambil keputusan untuk menggunakan barang2 persediaan dengan bijaksana (jika ternyata dalam stock opname ditemukan banyak barang persediaan yang kadaluarsa atau rusak).

Stock opname biasanya dilakukan oleh divisi accounting dan / atau PPIC dengan pihak gudang. Namun, tidak menutup kemungkinan pihak gudang secara berkala melakukan stock opname sendiri untuk memastikan kesesuaian barang fisik dengan yang ada di program. 

PERIODE STOCK OPNAME 

Stock opname bisa dilakukan setiap bulan, setiap triwulan atau setiap akhir tahun, tergantung dari kebijakan manajemen. Namun umumnya, perusahaan akan melakukan stock opname tiap akhir atau awal bulan berikutnya. 

Untuk perusahaan2 go public, setiap akhir tahun pasti akan diadakan stock opname bersama dengan auditor eksternal (auditor independen). Hal ini guna memastikan bahwa sistem perusahaan berjalan dengan sehat, karena perusahaan harus mengungkapkan laporan keuangan ke publik dengan benar (laporan keuangan termasuk di dalamnya adalah nilai persediaan perusahaan). 

Stock opname bukan hanya dilakukan untuk barang persediaan, namun juga dilakukan untuk kas, aset, utang, piutang.

Apabila terdapat selisih stock, maka perusahaan bisa mencatatnya sebagai kehilangan atau kerusakan. Dan biasanya kerugian akibat kehilangan ini akan dibebankan pada bagian terkait dengan gudang tersebut, untuk mengganti kerugian yang ada. 

CONTOH LAPORAN STOCK OPNAME  

Bagaimana contoh laporan stock opname itu sendiri? Contoh laporan stock opname di program accounting, anda bisa melihatnya disini: Contoh Lengkap Laporan Stock Opname - Stok Barang Harian. 


Selain sebagai media informasi tentang analisis ilmu ekonomi, pembelajaran akuntansi, dan berita ekonomi di indonesia, AdiGunawan.NET juga memberikan berbagai panduan memulai bisnis saham, mungkin Anda tertarik untuk mulai perdagangan saham atau investasi saham, selengkapnya silahkan buka daftar isi panduan saham dibawah ini :


Keyword : Akuntansi Dasar,

Untuk mendapat notifikasi artikel terbaru, masukkan e-mail anda disini :

Selanjutnya cek e-mail untuk verifikasi.
Tuliskan komentar anda dibawah ini.

Kategori Terpopuler

Artikel Terpopuler


Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar
Tanggapan dan Saran